Hentakan kaki ini bukanlah tak berarah
Hentakan kaki ini menuju pada butanya mimpi masa depan
Dengarkan aku dengan telinga terutup
Dan mungkin kau akan membuka hatimu
Bukan kehilangan yang kita takuti
Tapi kejauhan
Rasa sementara yang seakan membunuh jiwa dalam hitungan detik
Walau selamanya membangunkan tubuh yang sempurna
Biarkan letih datang bagai kebosanan gerak
Biarkan penat yang dirasa bagai lemahnya otot
Aku akan berjalan bukan padamu
Aku akan menari pada indahnya nada
Pada indahnya sedihmu disaat keseorangan yang kau rasakan
Aku sebagai kontradiksimu
Dan biarkan gerak kaku hasil jariku ini menjadi
teman untukmu
Sunday, August 9, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment